
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA GELAR PKM “CERIA BERLITERASI” DI SIT MUSH’AB BIN UMAIR
Palembang, 25 November 2025 — Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Bina Darma melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Ceria Berliterasi” sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan literasi anak usia dini. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa dan dosen di bawah pembinaan Dr. Hj. Enny Hidajati, S.S., M.M., C.PS., C.PE., dengan Muhammad Agustian bertindak sebagai ketua pelaksana. Bertempat di SIT Mush’ab Bin Umair PAUD, TKIT, & SDIT yang berlokasi di Lrg. Kedukan, Jl. KH Wahid Hasyim, Seberang Ulu I, Kota Palembang, kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara kampus dan masyarakat dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan.
Pelaksanaan PkM ini mengusung tujuan utama untuk menumbuhkan minat literasi sejak usia dini dengan pendekatan yang ceria, komunikatif, dan dekat dengan dunia anak. Melalui konsep kegiatan yang terstruktur dan melibatkan berbagai aspek perkembangan anak, program ini dirancang agar mampu memberikan pengalaman belajar yang interaktif sekaligus relevan dengan kebutuhan peserta didik. Mahasiswa sebagai pelaksana turut didampingi dosen untuk memastikan setiap aktivitas berjalan sesuai standar pedagogik yang tepat, sekaligus menjadi ruang praktik bagi mahasiswa dalam menerapkan teori pembelajaran yang telah dipelajari di kelas.
Kegiatan dimulai dengan sesi membaca cerita fabel “Sang Gajah”, sebuah cerita yang dipilih khusus untuk menanamkan nilai moral, empati, serta mengasah kemampuan menyimak anak. Dalam sesi ini, mahasiswa berperan aktif menciptakan suasana yang ekspresif dan komunikatif agar anak-anak dapat mengikuti alur cerita dengan antusias. Respon positif terlihat dari fokus dan kegembiraan peserta, yang menunjukkan bahwa metode bercerita masih menjadi pendekatan efektif dalam memperkenalkan literasi kepada anak usia dini.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu-lagu anak yang sudah familiar di telinga peserta. Aktivitas ini tidak hanya membangun suasana ceria, tetapi juga berfungsi sebagai sarana melatih keberanian anak tampil di depan umum, meningkatkan kemampuan berbahasa, serta mengasah kepekaan terhadap ritme dan intonasi. Dengan irama yang mudah diikuti, sesi bernyanyi menjadi salah satu bagian yang paling diminati anak-anak karena dapat menggabungkan unsur hiburan dan pembelajaran secara bersamaan.
Pada sesi berikutnya, anak-anak diajak menari bersama dengan gerakan sederhana yang mudah diikuti. Kegiatan menari ini dirancang untuk memperkuat kemampuan motorik kasar, meningkatkan koordinasi tubuh, dan memberikan ruang bagi anak untuk mengekspresikan diri dengan lebih bebas. Selain itu, aktivitas ini juga mengajarkan kebersamaan dan kekompakan, sehingga mendorong interaksi positif antar peserta dalam suasana yang penuh semangat dan keceriaan.
Setelah menari, kegiatan dilanjutkan dengan sesi menggambar yang menjadi sarana bagi anak dalam menuangkan imajinasi dan kreativitas mereka. Melalui kertas dan alat gambar yang disediakan, peserta bebas menggambarkan apa yang mereka sukai, sehingga dapat melatih kemampuan visual, kreativitas, serta mengembangkan kepercayaan diri dalam berkarya. Hasil gambar anak-anak menampilkan ide-ide unik yang mencerminkan cara mereka memaknai cerita dan aktivitas yang telah berlangsung.
PkM ini ditutup dengan aktivitas bermain bersama, yang juga menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan sosial dan emosional anak. Permainan yang dipilih menekankan unsur kerja sama, berbagi peran, serta kemampuan mengikuti aturan sederhana. Melalui permainan, anak-anak tidak hanya merasakan kebahagiaan, tetapi juga belajar berinteraksi, menyelesaikan masalah kecil, dan membangun hubungan yang lebih akrab dengan teman-temannya.
Bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia, kegiatan PkM “Ceria Berliterasi” ini memberikan kesempatan berharga untuk mengembangkan kompetensi pedagogik, keterampilan komunikasi, dan kemampuan mengelola kegiatan belajar anak secara langsung. Sementara bagi pihak sekolah, kegiatan ini menjadi dukungan positif dalam memperkaya pengalaman belajar siswa melalui aktivitas literasi yang kreatif. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan budaya literasi dapat terus tumbuh di lingkungan SIT Mush’ab Bin Umair dan menjadi dasar kuat bagi perkembangan pendidikan anak di masa mendatang. (PR*)



