
SAGURURUNG KAJOT, BINAAN DIIB UNIVERSITAS BINA DARMA BERPRESTASI DAN TELAH MEMILIKI NIB
Palembang – Proses inkubasi bisnis pada Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis (DIIB) Universitas Bina Darma kembali menghasilkan ide bisnis yang berpotensi dan konsisten dalam pengembangan produknya. Manajer Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Bina Darma, Rahmat Novrianda Dasmen, S.T., M.Kom. menyampaikan bahwa Sagururung Kajot yang dijalankan oleh Putri Agustina (Program Studi Manajemen) berkomitmen untuk tetap mengembangkan bisnisnya. Hal ini disampaikan saat monitoring terakhir pada bulan Januari 2026 yang lalu di Bidar Marketplace.

“Nama Sagururung Kajot ini diambil dari bahasa daerah Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), yang mana saat ini produk yang kami pasarkan Adalah di bidang kuliner yaitu Ikan Patin Bakar dan Ikan Nila Bakar. Adapun bumbu bakaran dan sambal yang dibuat merupakan masakan khas dari PALI”, jelas Putri Agustina selaku owner Sagururung Kajot.
Sagururung Kajot saat ini telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) yaitu 3009250086273 serta saat ini produk Sagururung Kajot dapat diorder melalui Bidar Marketplace yang berlokasi di Gedung Prof. Bochari Rachman 3 Universitas Bina Darma. Selain itu, Sagururung Kajot sedang merintis untuk pemasaran melalui media sosial, salah satunya Instagram dengan akun sagururung_kajot.

“Putri Agustina telah berhasil membawa Sagururung Kajot untuk berprestasi, yang mana beberapa waktu lalu meraih Juara 3 Business Plan Competition pada Inovation & Growth Network for Young Entrepreneur (IGNITE) 2025. Selain itu, Sagururung Kajot juga telah aktif mengikuti beberapa bazar dan expo yang diselenggarakan di luar Universitas Bina Darma”, jelas Rahmat Novrianda Dasmen, S.T., M.Kom. selaku Manajer Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Bina Darma.
Dalam waktu dekat ini, Sagururung Kajot juga akan melakukan pengurusan Sertifikasi Halal serta pengembangan Digital Marketingnya. Sagururung Kajot merupakan ide bisnis yang berasal dari Program Kewirausahaan yang merupakan bentuk kolaborasi Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis (DIIB) dengan unit Kampus Berdampak Universitas Bina Darma pada semester Ganjil 2025-2026 ini.
“DIIB akan terus memberikan pendampingan serta memfasilitasi kebutuhan pengembangan bisnis yang sedang dalam proses inkubasi. Selain itu, DIIB juga akan membantu untuk pendampingan wiramuda yang baru akan mulai berwirausaha serta telah memiliki ide bisnis yang berpotensi serta mampu bersaing di Tingkat Nasional bahkan Tingkat Internasional”, tutup Rahmat Novrianda Dasmen, S.T., M.Kom. selaku Manajer Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Bina Darma. (RA)



