
BUKU KARYA DOSEN UNIVERSITAS BINA DARMA TERBIT DI PERPUSTAKAAN NASIONAL
Palembang – Buku karya dosen Universitas Bina Darma kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Dr. Ferry Kurniawan, M.Pd., dosen Sastra Inggris Universitas Bina Darma, menjadi salah satu penulis yang karyanya resmi terbit dan terdaftar di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) melalui program hibah saduran buku karya sastra klasik.
Penerbitan buku ini merupakan hasil kerja sama antara Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI) Pusat, sebagai bagian dari upaya revitalisasi dan pengenalan sastra klasik kepada generasi muda melalui pendekatan yang lebih adaptif dan sesuai dengan jenjang usia pembaca.
Secara keseluruhan, program hibah ini menghasilkan 40 judul buku yang disusun untuk empat tingkatan pembaca, yaitu:
- PAUD,
- Anak Didik (AD) tingkat rendah,
- AD tingkat tinggi, dan
- Jenjang lanjutan.
Dalam program tersebut, Dr. Ferry Kurniawan, M.Pd. berkontribusi dengan menerbitkan dua judul buku, masing-masing diperuntukkan bagi jenjang SD tingkat tinggi dan SMP dengan menyadur buku Berjudul Memurus Pertalian karya Toelis Soetan Sati. Kedua buku tersebut merupakan hasil saduran karya sastra klasik yang disesuaikan dengan karakteristik pembaca usia sekolah, baik dari segi bahasa, alur, maupun nilai-nilai pendidikan.
Dr. Ferry menyampaikan bahwa program ini menjadi langkah strategis dalam mendekatkan sastra klasik kepada anak dan remaja.“Melalui saduran ini, karya sastra klasik tidak hanya dilestarikan, tetapi juga dihidupkan kembali agar relevan dan mudah dipahami oleh generasi muda,” ujarnya.
Pihak Universitas Bina Darma mengapresiasi keterlibatan dosennya dalam program nasional tersebut sebagai bentuk nyata kontribusi akademisi dalam penguatan literasi, pelestarian sastra, dan pengembangan pendidikan berbasis budaya.
Dengan terbitnya buku-buku ini di Perpustakaan Nasional, diharapkan minat baca dan apresiasi terhadap sastra klasik Indonesia semakin tumbuh di kalangan peserta didik, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung program literasi nasional. (RA)



