
KUNJUNGAN TIM DISBUDPAR SUMSEL KE UNIVERSITAS BINA DARMA UNTUK DISKUSI RISET MELALUI TIM RISET ISRG
PALEMBANG – Universitas Bina Darma (UBD) melalui tim riset Intelligent System Research Group (ISRG) menerima kunjungan audiensi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatera Selatan pada Rabu, 11 Februari 2026. Pertemuan yang dipimpin oleh Assoc. Prof. Dr. Yesi Novaria Kunang, S.T., M.Kom. dan dihadiri Kabid Dokumentasi Budaya Disbudpar, Hj. Vinita Citra Karini, SE., M.Si., ini bertujuan mengonsolidasikan riset pelestarian budaya daerah berbasis teknologi di Ruang Pertemuan Prof. Zainuddin Ismail.

Dalam kesempatan tersebut, tim ISRG memaparkan berbagai inovasi digital terbaru seperti aplikasi mesin penerjemah dan kamus bahasa daerah (Palembang, Komering, Besemah, Lahat), buku digital Kerajaan Sriwijaya, serta pengembangan font dan keyboard Aksara Ulu. Kerja sama ini sebenarnya telah terjalin lama, terutama dalam pengembangan aplikasi aksara daerah, yang kini dikembangkan lebih luas untuk mencakup literasi digital rumah adat dan sejarah lokal Sumatera Selatan agar lebih mudah diakses oleh masyarakat umum.

Kolaborasi ini semakin diperkuat dengan prestasi membanggakan empat dosen UBD yang berhasil meraih pendanaan Hibah Indonesiana 2025 dari Kementerian Kebudayaan RI. Para penerima hibah tersebut adalah Assoc. Prof. Dr. Yesi Novaria Kunang (aplikasi penerjemah), Dr. Ferry Kurniawan (pantun bebaso Palembang), Dr. Noviria Sukmawati (senam Komering), dan Vivi Sahfitri, M.M. (aplikasi budaya anak). Program Hibah Indonesiana ini menjadi bukti nyata pengakuan pemerintah pusat terhadap dedikasi UBD dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya melalui riset akademis yang aplikatif.
Pihak Disbudpar Sumsel menyatakan sangat terkesan dengan capaian tersebut dan berkomitmen untuk menindaklanjutinya dengan mengenalkan aplikasi-aplikasi ini langsung kepada Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Selatan. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat digitalisasi warisan leluhur Sumatera Selatan sehingga dapat terus relevan dan dinikmati oleh generasi muda di masa depan. (RA)



