
PLT REKTOR UNIVERSITAS BINA DARMA MENJADI KETUA UMUM MASYARAKAT TEKNOLOGI CERDAS INDONESIA
Plt. Rektor Universitas Bina Darma, Prof. Dr. Edi Surya Negara, M.Kom. diangkat menjadi Ketua Masyarakat Teknologi Cerdas Indonesia atau Indonesia Society for Smart Technology (IS-SMART), yang mana telah diluncurkan di Aula Heritage, Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada tanggal 3 Desember 2025.
“Saya bersama Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo, M.Sc., IPU. yang merupakan 2 Profesor dari Universitas Bina Darma merupakan bagian dari Dewan Pendiri Masyarakat Teknologi Cerdas Indonesia atau Indonesia Society for Smart Technology (IS-SMART). Selain itu, Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo, M.Sc., IPU. juga ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengawas IS-SMART,” jelas Prof. Dr. Edi Surya Negara, M.Kom. selaku Plt. Rektor Universitas Bina Darma sekaligus Ketua Umum IS-SMART.
Pada kesempatan ini, turut hadir juga Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno yang sangat mengapresiasi hadirnya Masyarakat Teknologi Cerdas Indonesia atau Indonesia Society for Smart Technology (IS-SMART) serta memberikan ucapan selamat atas terbentuknya IS-SMART. Hal ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki semangat kolaborasi yang kuat, serta memiliki kesadaran tinggi bahwa teknologi cerdas saat ini memegang peranan penting dalam pembangunan nasional.
“Bangsa yang besar tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi mampu mengembangkan, menguasai, dan memanfaatkannya untuk kepentingan nasional. Itulah misi utama IS-SMART. Selain itu, pentingnya kemandirian teknologi sebagai fondasi utama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegas Prof. Dr. Edi Surya Negara, M.Kom. dalam sambutannya selaku Ketua Umum IS-SMART.
Program strategis IS-SMART meliputi:
1. Peningkatan literasi teknologi cerdas mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi.
2. Pelatihan talenta digital untuk menyiapkan tenaga kerja masa depan.
3. Penguatan riset dan inovasi teknologi terapan.
4. Kolaborasi industri–akademisi untuk mendukung transformasi ekonomi digital.
5. Advokasi kebijakan teknologi yang inklusif, etis, dan berkelanjutan.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno yang turut hadir dalam peluncuran IS-SMART ini menegaskan bahwa transformasi pendidikan di Indonesia telah menjadi satu dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI) dalam kesatuan yang tak dapat terpisahkan. Menko PKM juga menyampaikan bahwa dampak positif AI tidak hanya mendukung proses pembelajaran, tetapi juga berpotensi mendukung pemerintahan dalam merumuskan kebijakan preventif yang lebih presisi.
“Transformasi digital harus berjalan seiring dengan transformasi manusia Indonesia. Teknologi harus memperluas akses pendidikan, mempersempit kesenjangan, dan memperkuat daya saing bangsa,” tutup Prof. Dr. Edi Surya Negara, M.Kom. selaku Plt. Rektor Universitas Bina Darma.



