
SUKSES!! THE FIRST BIDAR SRITURES AWARD 2026 UNIVERSITAS BINA DARMA
Digelar Selama Dua Hari, Satukan Bahasa, Riset, dan Budaya dalam Panggung Internasional
Palembang — Acara internasional THE FIRST BIDAR SRITURES AWARD 2026 sukses digelar selama dua hari, pada 14–15 Januari 2026, sebagai perhelatan perdana yang mempertemukan bahasa, riset, dan budaya dalam satu ruang apresiasi yang bermakna. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen dalam mengangkat Bahasa Indonesia dan budaya lokal ke panggung dunia secara inklusif dan berkelanjutan.

Hari pertama pelaksanaan, Selasa (14/1/2026), diisi dengan kegiatan bedah buku Bahasa Gaul yang berlangsung di Ruang Smart Class. Kegiatan ini dipandu oleh Dr. Enil Hidajati, S.S., M.M. selaku moderator, dengan Assoc. Prof. Dr. Nurulanningsih, M.Pd. sebagai pembedah buku. Buku bahasa gaul yang dibedah merupakan karya Dr. Hastari, Ayu Puspita Indah Sari, M.Pd., dan Yeni Ernawati, M.Pd. Diskusi berlangsung interaktif dan menyoroti dinamika Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang hidup, adaptif, dan terus berkembang seiring perubahan zaman.
Memasuki hari kedua, Rabu (15/1/2026), rangkaian acara mencapai puncaknya melalui acara penutupan (closing ceremony) yang dirangkai dengan penganugerahan BIDAR SRITURES AWARD 2026 serta pengumuman pemenang lomba mendongeng cerita rakyat Sumatera Selatan oleh penutur asing Bahasa Indonesia. Lomba ini menjadi salah satu agenda utama yang menunjukkan kuatnya peran Bahasa Indonesia sebagai medium diplomasi budaya lintas negara.

Berikut Adalah nama-nama yang menjadi pemenang lomba mendongeng Cerita Rakyat Sumatera Selatan. Dalam Kategori Kemampuan Bahasa dan Penyampaian, Juara I diraih oleh Jaziel Martin Real Duarte (Meksiko) dari Universitas Bina Darma, Juara II oleh Bourama Bolly (Mali) dari Universitas Darussalam Gontor (UNIDA), dan Juara III oleh Omer Khalid (Sudan) dari Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan.

Pada Kategori Ekspresi dan Penghayatan Cerita, Juara I diraih Shan Htet Aung (Myanmar) dari Universitas Siber Asia, Juara II oleh Amro Sadik Ali Moham (Yaman) dari Universitas Jambi, dan Juara III oleh Mohammed Sami (Sudan) dari Universitas Muhammadiyah Palembang.
Sementara itu, pada Kategori Kreativitas dan Penyampaian Budaya, Juara I diraih Ei Ei Phyo (Myanmar) dari Universitas Siber Asia, Juara II oleh Abdul-wadud Mukhtar Lawan (Nigeria) dari Universitas Negeri Jakarta, dan Juara III oleh Ahmed Tarig Ahmed (Sudan) dari Universitas IBA.

Para pemenang memperoleh apresiasi berupa beasiswa program sarjana atau magister, beasiswa kursus BIPA selama enam bulan dari Universitas Bina Darma, buku Bahasa Gaul dari Program Studi Bahasa Indonesia, serta merchandise Universitas Bina Darma.
Selain itu, atas rekomendasi balai bahasa provinsi sumatera selatan, Bidar Sritures Award menganugerahkan kepada 10 orang dari bidang pegiat BIPA, seni budaya, budayawan, dan peneliti, yaitu Benny Arnas, Anwar Putra Bayu, Febri Irwansyah, S.H., Drs. A. Rapanie Igama, M.Si., Dr. Yesi Novaria Kunang, S.T., M.Kom., Ernalida, Ph.D., Yeni Ernawati, M.Pd., Ayu Puspita Indah Sari, M.Pd., Mulawarman, S.S., dan Dr. Khoirawati, S.Ag., M.Ag.

Apresiasi khusus disampaikan kepada Dr. Yanti Pasmawati, selaku Penanggung Jawab Acara sekaligus Penggagas Utama BIDAR SRITURES, atas gagasan dan dedikasi dalam menginisiasi perhelatan ini. Sementara itu, pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan dikoordinasikan oleh Dr. Rizki Amaliyah selaku Ketua Pelaksana, yang bersama seluruh panitia berhasil memastikan acara berjalan lancar dan sukses.

Melalui penyelenggaraan THE FIRST BIDAR SRITURES AWARD 2026, diharapkan kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan menjadi awal dari gerakan berkelanjutan dalam kolaborasi bahasa, riset, dan diplomasi budaya. Acara ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda dunia untuk mencintai, mempelajari, dan mempromosikan Bahasa Indonesia serta budaya Nusantara secara kreatif, inklusif, dan berdaya saing global.




