
UNIVERSITAS SIBER ASIA & UNIVERSITAS BINA DARMA PERKUAT KOORDINASI KOLABORASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Jakarta–Palembang — Universitas Siber Asia (UNSIA) dan Universitas Bina Darma (UBD) menyelenggarakan kegiatan Koordinasi Kolaborasi Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat yang berdampak dan berkelanjutan. – 18 Desember 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pengelola riset serta PkM dari kedua institusi. Dari UNSIA hadir Dr. Ucuk Darusalam, S.T., M.T., Wakil Rektor Bidang Akademik, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat, serta Adinda Arifiah, S.I.Kom., M.I.Kom, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNSIA. Sementara itu, UBD diwakili oleh M. Kumroni Makmuri, M.Sc., Plt. Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) UBD, dan Assoc. Prof. Leon A. Abdillah, Koordinator Pusat Penelitian Inovasi TIK, Smart Systems, & Data Science UBD.
Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi membahas peluang kolaborasi PkM lintas disiplin, penyelarasan program berbasis kebutuhan masyarakat, serta pengembangan model pengabdian yang mengintegrasikan riset, inovasi, dan pemanfaatan teknologi digital.
Dr. Ucuk Darusalam menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antarperguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas dan dampak pengabdian kepada masyarakat. “Pengabdian kepada masyarakat tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi yang terencana, terukur, dan berorientasi pada dampak. Melalui sinergi UNSIA dan UBD, kami berharap lahir program PkM kolaboratif yang relevan, inovatif, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Sementara itu, Assoc. Prof. Leon A. Abdillah menyampaikan bahwa PkM idealnya berangkat dari hasil riset dan keunggulan inovasi institusi. “Kolaborasi ini membuka ruang bagi pengabdian berbasis teknologi informasi, smart systems, dan data science. Dengan pendekatan berbasis riset, PkM dapat memberikan solusi konkret terhadap permasalahan masyarakat,” jelasnya.
Dari UNSIA, Adinda Arifiah menekankan peran strategis LPPM dalam memastikan keberlanjutan dan relevansi program PkM. “Sinergi lintas perguruan tinggi sangat penting untuk memperluas jangkauan pengabdian. Kolaborasi UNSIA dan UBD diharapkan mampu menghasilkan program PkM yang adaptif terhadap perkembangan digital dan selaras dengan kebijakan nasional,” ujarnya.
Sementara itu, M. Kumroni Makmuri menyatakan komitmen UBD dalam mendukung kolaborasi pengabdian yang terintegrasi dengan riset dan luaran terukur. “UBD mendorong PkM kolaboratif yang tidak hanya memenuhi Indikator Kinerja Utama perguruan tinggi, tetapi juga memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan koordinasi ini, UNSIA dan UBD optimistis dapat membangun kemitraan strategis jangka panjang dalam pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. (RA)



