
DOSEN UNIVERSITAS BINA DARMA RAIH JUARA 1 BIZNOVATION CHALLENGE PROGRAM NASIONAL
Palembang — Dosen Universitas Bina Darma kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Akhmad Khudri, M.Kom., dosen Fakultas Sains dan Teknologi Program Studi Teknik Elektro Universitas Bina Darma, berhasil meraih Juara 1 dalam kompetisi Biznovation Challenge Program yang diselenggarakan oleh OneIndonesia (oneindonesia.id).

Kompetisi ini diikuti oleh sekitar 80 peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang terdiri dari mahasiswa, profesional, dan praktisi teknologi. Program Biznovation Challenge berlangsung melalui beberapa tahapan, dimulai dari program enablement pada pertengahan Januari 2026, dilanjutkan dengan proses pengembangan proyek sepanjang Februari 2026, hingga mencapai babak final presentasi pada 9 Maret 2026.
Dalam kompetisi tersebut, Akhmad Khudri mengembangkan sebuah solusi digital bernama SafeServe, yaitu platform monitoring yang dirancang untuk mendukung transparansi dan efisiensi dalam program distribusi makanan bergizi di sekolah. Sistem ini menghubungkan berbagai pihak dalam satu ekosistem, mulai dari pemerintah sebagai pengelola program, dapur penyedia makanan, hingga sekolah sebagai penerima distribusi.

Melalui platform SafeServe, proses distribusi makanan dapat dipantau secara lebih terstruktur, termasuk pencatatan jumlah makanan yang didistribusikan, konsumsi oleh siswa, serta pemantauan potensi pemborosan makanan (food waste). Dengan pendekatan ini, SafeServe diharapkan dapat membantu meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas pelaksanaan program makanan bergizi bagi siswa.
“Melalui SafeServe, kami mencoba menghadirkan sistem yang dapat membantu memonitor distribusi makanan secara lebih transparan, sekaligus memberikan data yang dapat digunakan untuk evaluasi dan pengambilan kebijakan,” ujar Akhmad Khudri.
Babak final kompetisi diikuti oleh lima tim terbaik yang mempresentasikan solusi inovasi mereka di hadapan dewan juri. Setelah melalui sesi presentasi dan tanya jawab, proyek SafeServe dinilai memiliki relevansi yang kuat terhadap kebutuhan nyata di masyarakat serta menawarkan pendekatan sistem yang komprehensif.
Prestasi ini diharapkan dapat semakin memperkuat kontribusi Universitas Bina Darma dalam mendorong inovasi teknologi yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Ke depan, Akhmad Khudri berharap konsep SafeServe dapat terus dikembangkan dan berkontribusi dalam mendukung sistem monitoring program distribusi makanan secara lebih efektif dan transparan. (RA)



