Universitas Bina Darma Jadi Tuan Rumah Pembukaan Palembang Forge 2026 Indonesia-Malaysia International TVET Exchange Programme
PALEMBANG – Universitas Bina Darma (UBD) jadi tuan rumah dalam pembukaan Palembang Forge 2026 pada 5–9 Oktober 2026 di Aula Bochari Rachman Lantai 6 Universitas Bina Darma. Kegiatan yang diketuai oleh Elak Anggraini Dari Prodi Ilmu Komunikasi UBD, dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Bina Darma, Prof. Dr. Sunda Ariana, M.Pd., dihadiri oleh Ir. Muhammad Izman Herdiansyah, S.T., M.M., Ph.D, IPU. Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni. Dekan Fakultas Sosial Humaniora Universitas Bina Darma, Nuzsep Almigo, S.Psi., M.Si., Ph.D., perwakilan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia, Encik Ahmad Tarmizi bin Al Shaari, dan Kepala Bidang Umum LLDIKTI Wilayah II, Fansyuri Dwi Putra, S.E., M.Si, serta dosen, mahasiswa dan tamu undangan. Kegiatan ini mengusung tema “Connecting Ideas, Culture and Future Collaboration”, kegiatan ini mempertemukan peserta dari Indonesia dan Malaysia dalam ruang pertukaran gagasan, budaya, serta peluang kolaborasi.

Setelah melalui rangkaian penyambutan pada hari pertama, peserta kembali berkumpul di Universitas Bina Darma untuk mengikuti pembukaan resmi FORGE 2026 Indonesia–Malaysia.
Rangkaian pembukaan diawali dengan pembukaan acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, lagu kebangsaan Malaysia, serta Mars Universitas Bina Darma. Ketiga lagu tersebut menjadi simbol pertemuan dua negara yang hadir dalam satu ruang akademik dan kebersamaan.

Suasana pembukaan kemudian dilanjutkan dengan doa, tari sambut dari Tim UKM Seni, laporan Ketua Pelaksana, serta sambutan dari jajaran Universitas Bina Darma dan perwakilan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Bina Darma, Prof. Dr. Sunda Ariana, M.Pd., menekankan bahwa FORGE 2026 menjadi ruang penting untuk mempertemukan peserta dari Indonesia dan Malaysia melalui pertukaran pengetahuan, budaya, dan pengalaman.

“Melalui Palembang FORGE 2026, kita berharap terbangun koneksi yang tidak hanya berhenti pada pertemuan, tetapi berkembang menjadi kolaborasi dan hubungan yang berkelanjutan antara Indonesia dan Malaysia,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh perwakilan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia, Encik Ahmad Tarmizi bin Al Shaari. Menurutnya, pertemuan kedua institusi menjadi kesempatan untuk memperluas perspektif sekaligus mempererat hubungan antara generasi muda Indonesia dan Malaysia.

Sementara itu, Kepala Bidang Umum LLDIKTI Wilayah II, Fansyuri Dwi Putra, S.E., M.Si., turut menyampaikan dukungan terhadap kegiatan yang membuka ruang kolaborasi dan pertukaran pengalaman antarlembaga pendidikan. Kehadiran LLDIKTI memperkuat komitmen untuk mendorong kerja sama pendidikan yang memberikan manfaat bagi mahasiswa dan institusi.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Seminar Internasional yang menghadirkan keynote speaker dari Universitas Bina Darma dan UPSI. Melalui forum tersebut, peserta tidak hanya bertukar pengalaman, tetapi juga memperluas wawasan dan gagasan dalam membangun kolaborasi di masa depan.
Selanjutnya, International Symposium mempertemukan mahasiswa Universitas Bina Darma dan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia untuk mempresentasikan gagasan dan hasil pemikiran mereka. Forum ini menjadi ruang akademik bagi mahasiswa dari kedua negara untuk saling berbagi perspektif, berdiskusi, serta memperluas wawasan melalui pertukaran pengetahuan lintas budaya.

Kehadiran mahasiswa UBD dan UPSI dalam satu forum turut memperkuat semangat “Connecting Ideas, Culture and Future Collaboration”, bahwa kolaborasi dapat tumbuh dari keberanian untuk berbagi ide dan belajar dari perspektif yang berbeda.
Rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan Guest Lecture yang menghadirkan dosen dari Universitas Bina Darma dan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia. Sesi ini menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman akademik antara kedua institusi, sekaligus memperluas perspektif peserta terhadap isu dan perkembangan yang relevan dengan dunia pendidikan dan profesional.

Kehadiran dosen dari UBD dan UPSI melengkapi rangkaian Palembang Forge 2026 sebagai ruang yang tidak hanya mempertemukan budaya dan gagasan, tetapi juga memperkuat jejaring akademik serta membuka peluang kolaborasi lintas negara.
Palembang Forge 2026 menjadi ruang yang mempertemukan gagasan, budaya, dan jejaring akademik. Melalui pertemuan Indonesia dan Malaysia ini, kolaborasi diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi dapat berkembang menjadi hubungan yang berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi mahasiswa dan kedua institusi di masa depan.