Berikut adalah biografi mengenai Prof. Dr. Ir. Achmad Syarifudin, M.Sc., PU-SDA, seorang akademisi senior, pakar teknik sipil dan sumber daya air tingkat nasional, serta salah satu tokoh pimpinan penting (Wakil Rektor) di Universitas Bina Darma (UBD) Palembang.
Prof. Dr. Ir. Achmad Syarifudin, M.Sc., PU-SDA adalah seorang guru besar (profesor) di bidang teknik sipil, khususnya spesialisasi teknik sumber daya air (water resources engineering). Beliau merupakan akademisi dan praktisi papan atas yang memiliki reputasi kuat dalam riset tata air, mitigasi banjir, dan infrastruktur keairan di Indonesia, khususnya di wilayah rawa dan sungai seperti Sumatra Selatan. Di Universitas Bina Darma, beliau mengemban amanah sebagai salah satu unsur pimpinan rektorat yang membawa perspektif riset dan jaringan industri yang luas.
Rekam jejak akademik dan profesional beliau menunjukkan kepakaran yang sangat matang dan diakui secara nasional:
Sarjana Teknik (Ir. / S.T.): Menuntaskan pendidikan sarjana di bidang teknik sipil, meletakkan dasar keahlian dalam perancangan struktur dan keairan.
Master of Science (M.Sc.): Meraih gelar magister dari universitas ternama, memperdalam kajian hidrologi, hidrolika, dan pengelolaan sumber daya air.
Doktor (Dr.): Menyelesaikan studi doktoral dengan fokus riset mendalam pada pemodelan air, sistem drainase perkotaan, atau rekayasa sungai.
PU-SDA (Ahli Utama Pendayagunaan Sumber Daya Air): Sertifikasi kompetensi tingkat Utama (tertinggi) dari Asosiasi Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI) / Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK), membuktikan kapasitas beliau sebagai konsultan ahli dalam proyek-proyek strategis nasional di bidang keairan.
Di Universitas Bina Darma (UBD) Palembang, Prof. Achmad Syarifudin memainkan peran krusial dalam memperkuat fondasi riset dan tata kelola akademik:
Wakil Rektor Bidang Akademik / Riset & Inovasi: Memanfaatkan reputasi akademisnya yang tinggi, beliau dipercaya untuk mengawal mutu kurikulum, mendorong hilirisasi riset dosen, serta mempercepat pencapaian luaran riset berupa jurnal internasional bereputasi dan hak paten.
Guru Besar (Profesor): Jabatan fungsional tertinggi ini beliau raih sebagai bentuk pengakuan negara atas dedikasi tanpa henti dalam mengajar, meneliti, dan mengabdi kepada masyarakat di bidang Teknik Sipil.
Sebagai salah satu pakar sumber daya air terkemuka di Sumatra Selatan, fokus penelitian beliau sangat relevan dengan karakteristik daerah tersebut:
Pengelolaan Air Wilayah Rawa & Pasang Surut: Merancang sistem tata air makro dan mikro untuk pertanian dan permukiman di lahan basah.
Sistem Drainase Perkotaan & Pengendalian Banjir: Menyumbang pemikiran dan pemodelan matematis untuk mengatasi banjir perkotaan (khususnya di Kota Palembang).
Transportasi Sedimen & Dinamika Sungai: Meneliti sedimentasi di daerah aliran sungai (DAS) besar guna menjaga daya dukung sungai bagi transportasi dan ekologi.
Beliau juga kerap bertindak sebagai ahli/konsultan bagi berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian PUPR, dan Pemerintah Daerah dalam merancang infrastruktur keairan skala besar.
Beliau aktif dalam jejaring profesi teknik dan keairan tingkat nasional, di antaranya:
HATHI (Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia): Aktif menggerakkan kajian ilmiah dan kebijakan terkait ketahanan air nasional.
PII (Persatuan Insinyur Indonesia): Berperan dalam membina profesionalisme dan etika keinsinyuran bagi para dosen dan alumni teknik.
Rekan sejawat, dosen muda, dan mahasiswa mengenal Prof. Achmad Syarifudin sebagai sosok yang:
Bersahaja namun Berwibawa: Memiliki pembawaan seorang ilmuwan sejati yang rendah hati, namun sangat tegas dan presisi dalam hal-hal yang menyangkut standar ilmiah dan akademis.
Mentor yang Hebat: Gemar membimbing para dosen muda untuk terus menulis jurnal ilmiah, melakukan penelitian lapangan, dan meraih gelar doktor.
Berorientasi pada Solusi Praktis: Selalu menekankan bahwa ilmu teknik sipil harus bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat dalam memecahkan masalah infrastruktur sehari-hari.