
SUCI PRESTIKA : MAHASISWA BERPRESTASI UNIVERSITAS BINA DARMA YANG KINI DIKENAL SEBAGAI SOSOK PEMUDA YANG MENGINSPIRASI MELALUI PRESTASI
Palembang – Prestasi tidak selalu lahir dari sorotan lampu panggung. Ia sering tumbuh dari kerja-kerja sunyi, dari konsistensi yang panjang, dan dari keberanian untuk tetap melangkah meski jalan terasa berat. Begitulah perjalanan Suci Prestika, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Darma, yang menapaki jalan prestasi dengan kesadaran penuh akan proses yang tidak akan menghianati hasil.
Sejak tahun 2021, Suci aktif sebagai penggiat literasi digital di daerah. Ia memilih hadir langsung di tengah masyarakat, menjadikan desa sebagai ruang belajar, dan menjadikan pendidikan sebagai jalan pengabdian. Dari sinilah lahir Layar Ilmu, sebuah inovasi digital yang digagas Suci untuk mendorong kemajuan pendidikan di daerah melalui pendekatan yang inklusif dan kontekstual.

Melalui Layar Ilmu, Suci merancang berbagai program edukatif. “Kita Pacak Kuliah” hadir untuk menumbuhkan mimpi generasi muda desa agar berani melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. “Sekolah Siap Bersinar” menjadi ruang pendampingan bagi satuan pendidikan agar adaptif terhadap perkembangan digital. Sementara “Guru Go Digital” dirancang untuk membekali para pendidik dengan keterampilan teknologi, agar proses belajar mengajar lebih relevan dengan zaman.
Perjalanan menggemakan literasi digital ini tidak berhenti pada konsep. Suci turun langsung menyusuri desa-desa di Kabupaten Muara Enim, berdialog dengan pelajar, guru, dan masyarakat. Dari ruang kelas sederhana
ia menanamkan kesadaran bahwa literasi digital bukan tentang kecanggihan alat, melainkan tentang kesiapan manusia dalam menggunakannya secara bijak dan produktif.
Dedikasi ini berjalan beriringan dengan berbagai pencapaian. Tahun 2025, Suci dinobatkan sebagai Juara I Pemuda Berprestasi Kabupaten Muara Enim dan Juara 1 Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Universitas Bina Darma serta dipercaya sebagai delegasi Indonesia dalam International Student Mobility 2025. Ia juga mengemban amanah sebagai Duta Digital Generasi Digital Intelektual Sumatera Selatan, Duta Kepemudaan Indonesia, Duta Berkibar Kreatif Indonesia, serta Duta Hijab Nusantara. Di bidang akademik, Suci meraih Best Paper Seminar Nasional Pemuda Indonesia, serta aktif sebagai penyiar mahasiswa TVRI Sumatera Selatan.
Kompetensinya diperkuat dengan sertifikasi Public Speaking dan Public Relations dari BNSP RI, yang mengantarkannya aktif sebagai narasumber event berskala regional hingga nasional dan dipercaya menjadi Master of Ceremony dalam lebih dari 300 event. Di samping itu, Suci juga menjalani peran sebagai penulis, desainer grafis, editor, host, moderator, dan kreator konten—menjadikan komunikasi sebagai alat perubahan.
Namun di balik deretan prestasi dan inovasi, Suci tidak pernah melepaskan nilai bakti kepada orang tua. Setiap langkah yang ditempuhnya selalu ia sandarkan pada doa dan ajaran dari rumah. “Setiap langkah yang hari ini sampai sejauh ini, tidak pernah lepas dari doa kedua orang tuaku. Aku belajar bahwa proses tidak selalu mudah ada lelah, ada jatuh, ada ingin menyerah namun aku diajarkan untuk tetap pulang pada nilai dan adab. Sejauh apa pun kakiku menapak, aku tidak pernah lupa dari mana aku berasal. Karena dari rumah yang sederhana, aku belajar tentang ikhlas, sabar, dan arti perjuangan. Jika hari ini Allah menitipkan sedikit pencapaian, itu bukan tentang aku yang hebat, melainkan tentang doa orang tua yang tidak pernah putus, Jika hari ini namaku disebut itu karena ada banyak tangan yang menguatkan dan hati yang mendo’akan” ungkap Suci.
Ujaran tersebut menjadi cermin perjalanan hidupnya. Di lingkungan Universitas Bina Darma, Suci dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan konsisten. Prestasi baginya bukan tujuan akhir, melainkan amanah untuk terus memberi manfaat. Dari langkah yang sempat tertatih, kini cahaya prestasi itu tumbuh menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda bahwa mimpi besar bisa lahir dari tanah sendiri. (RA)



