Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia UBD melaksanakan Implementation Arrangement (IA) pada simposium internasional di UPSI Malaysia.
Palembang – Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (S-1) dan Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) sukses melaksanakanImplementation Arrangement (IA) melalui kegiatan Simposium Internasional bersama Fakulti Teknikal dan Vokasional Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia pada Senin, 20 April 2026. Acara ini dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Sosial Humaniora Nuzsep Almigo, S.Psi., M.Si., Ph.D. dan Kaprodi Pendidikan Bahasa Indonesia Dr. Hastari Mayrita, M.Pd.

Kegiatan ini merupakan realisasi nyata dari dokumen Memorandum of Agreement (MoA) yang telah disepakati oleh Fakultas Sosial Humaniora pada tahun 2025 lalu, sekaligus menjadi bukti komitmen antarperguruan tinggi dalam meningkatkan mutu akademik di kancah internasional.
Dalam simposium bergengsi ini, delegasi mempresentasikan sebuah artikel ilmiah bertajuk: THE ROLE OF LANGUAGE IN THE FOLKLORE SI PAHIT LIDAH AS A CHARACTER EDUCATION MEDIA BASED ON SOUTH SUMATRA CULTURE

Artikel riset tersebut disusun dan dipresentasikan secara kolaboratif oleh Okta, mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, bersama dosen pembimbingnya, Dr. Hastari Mayrita, M.Pd. Penelitian ini mengangkat nilai-nilai luhur dan peran bahasa dalam cerita rakyat “Si Pahit Lidah” sebagai media pendidikan karakter berbasis kearifan lokal kebudayaan Sumatera Selatan.
Pelaksanaan IA ini mendapatkan apresiasi tinggi dari kedua belah pihak. Selain menjadi wadah bertukar gagasan ilmiah, simposium ini juga membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk merasakan atmosfer akademik internasional.
- Penguatan Kompetensi Mahasiswa: Mendorong mahasiswa untuk berani tampil dan mempublikasikan hasil risetnya di tingkat global.
- Pelestarian Budaya: Mengenalkan kekayaan budaya dan cerita rakyat Sumatera Selatan kepada masyarakat internasional melalui pendekatan ilmiah.
- Keberlanjutan Kemitraan: Menjadi jembatan bagi program studi (S-1 Pendidikan Bahasa Indonesia dan PPG) untuk mengembangkan kolaborasi riset dan pengajaran di masa depan bersama UPSI Malaysia.
.Dengan suksesnya simposium internasional ini, diharapkan implementasi kerja sama tidak hanya berhenti sampai di sini, melainkan terus berkembang dalam bentuk joint research, pertukaran pelajar, maupun pengabdian masyarakat berskala internasional. (RA)