SHARING TEKNOLOGI DIGITAL & AI BERSAMA BIRO SDM POLDA SUMSEL OLEH RAHMAT NOVRIANDA DASMEN, S.T., M.KOM. MANAJER INOVASI DAN INKUBATOR BISNIS UBD
Palembang – Manajer Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Bina Darma, Rahmat Novrianda Dasmen, S.T., M.Kom. diundang menjadi narasumber terkait Teknologi Digital dan Artificial Intelligence (AI) pada Pelatihan Katpuan Pemanfaatan Teknologi Digital dan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung Pekerjaan Administrasi yang diselenggarakan oleh Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sumatera Selatan. Kegiatan ini diadakan pada tanggal 22 Mei 2026 berlokasi di Cafe 96 Biro SDM Polda Sumsel.

“Berdasarkan undangan Polda Sumsel melalui Miko Hardian, A.Md., S.Kom. selaku Banum Subbagpns Bagdalpers RO SDM Polda Sumsel, yang juga merupakan Alumni Universitas Bina Darma, saya diminta untuk berbagi wawasan serta memberikan beberapa opini terkait Pemanfaatan Teknologi Digital dan Artificial Intelligence dalam mendukung Pekerjaan Administrasi kepada di lingkungan Polda Sumsel”, ujar Rahmat Novrianda Dasmen, S.T., M.Kom. selaku Manajer Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Bina Darma.

Kegiatan ini dibuka oleh Kompol. Tomy Prambana, S.I.K., M.H., M.Si. selaku Kasubbagmutjab Bagbinkar Biro SDM Polda Sumsel, serta diikuti oleh rekan-rekan dari Polda Sumsel. Pada kesempatan ini, Rasmila, M.Kom. selaku Manajer Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) Universitas Bina Darma juga turut mendampingi dalam sharing wawasan mengenai strategi, indikator penilaian, serta langkah implementasi Pemanfaatan Teknologi Digital dan AI untuk mendukung Pekerjaan Administrasi di lingkungan POLRI. Hal ini juga menjadi bahan evaluasi dan referensi bagi peningkatan kualitas pelayanan serta tata Kelola organisasi di lingkungan POLDA Sumsel.

“Bijak dalam Pemanfaatan Teknologi Digital dan AI sangat saya tekankan pada kegiatan ini, yang mana Teknologi Digital dan AI merupakan suatu tools ataupun alat pendukung untuk mempersingkat waktu dalam penyelesaian suatu pekerjaan sehingga lebih efisien. Saya tegaskan juga bahwa perkembangan Teknologi Digital dan AI tidak boleh membuat manusia jadi ketergantungan dalam konotasi negatif sehingga manusia tidak lagi dapat berpikir secara logis dan kreatif”, tutup Rahmat Novrianda Dasmen, S.T., M.Kom. selaku Manajer Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Bina Darma.