Universitas Bina Darma turut mendukung inovasi teknologi digital melalui peluncuran Aplikasi Cerdas Penerjemahan Bahasa Daerah Sumatera Selatan

Palembang – Universitas Bina Darma resmi meluncurkan Aplikasi Cerdas Penerjemah Bahasa Daerah Sumatera Selatan dalam kegiatan Launching Aplikasi Penerjemah Bahasa Daerah Sumatera Selatan yang dirangkaikan dengan seminar bertema “Pemajuan Bahasa Sumatera Selatan melalui Transformasi Digital sebagai Upaya Pelestarian Warisan Budaya”, pada 14 Oktober 2026 di Ruang Meeting Satu (RM 1) Hotel Emilia Palembang. Kegiatan ini diresmikan oleh Rektor Universitas Bina Darma, Prof. Dr. Sunda Ariana, M.Pd., M.M. Pada kesempatan tersebut, Kementerian Kebudayaan melalui pendanaan Hibah Indonesiana 2025 memberikan pendanaan untuk pengembangan Aplikasi Penerjemah Bahasa Daerah Sumatera Selatan kepada Dr. Yesi Novaria Kunang, S.T., M.Kom. Acara ini turut dihadiri Romi Hidayat, S.S., M.A., dari Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Selatan, Vidia Fika, S.Pd., sebagai perwakilan Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Vinita Citra Karini, S.E., M.Si., perwakilan instansi pemerintah, pihak sekolah, tokoh komunitas, serta budayawan.

Bahasa daerah bukan hanya sekadar alat komunikasi, melainkan bagian penting dari identitas, sejarah, budaya, dan jati diri masyarakat. Di dalam bahasa daerah tersimpan pengetahuan lokal, nilai-nilai kehidupan, kearifan leluhur, serta cara pandang masyarakat dalam memahami dunia. Oleh karena itu, pelestarian bahasa daerah menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan warisan budaya bagi generasi mendatang.

Seiring dengan perkembangan teknologi digital, upaya pelestarian bahasa daerah perlu dilakukan melalui pendekatan yang inovatif dan adaptif. Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi informasi untuk mendokumentasikan, memperkenalkan, dan mempermudah masyarakat dalam mempelajari bahasa daerah Sumatera Selatan.

Peluncuran aplikasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Universitas Bina Darma dalam mendukung pemajuan bahasa daerah melalui transformasi digital. Aplikasi tersebut dikembangkan untuk membantu masyarakat menerjemahkan bahasa Indonesia ke sejumlah bahasa daerah di Sumatera Selatan, di antaranya bahasa Palembang, Besemah, dan Komering. Pengembangan aplikasi ini juga diharapkan dapat mendukung pengenalan kosakata serta memperluas akses masyarakat terhadap bahasa daerah melalui pemanfaatan teknologi.

Selain menjadi sarana penerjemahan, aplikasi ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran bagi pelajar, mahasiswa, peneliti, komunitas budaya, serta masyarakat umum yang ingin mengenal dan mempelajari bahasa daerah Sumatera Selatan. Pemanfaatan teknologi digital diharapkan mampu menjadikan bahasa daerah lebih mudah diakses, khususnya oleh generasi muda.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan seminar yang membahas pemajuan bahasa Sumatera Selatan melalui transformasi digital sebagai upaya pelestarian warisan budaya. Seminar tersebut menjadi ruang diskusi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga eksistensi bahasa daerah serta mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, lembaga kebudayaan, sekolah, komunitas, dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Universitas Bina Darma berharap pengembangan aplikasi penerjemah bahasa daerah dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung pelestarian kekayaan bahasa dan budaya Sumatera Selatan. Inovasi tersebut sekaligus menjadi wujud pemanfaatan teknologi untuk menjaga warisan budaya agar tetap hidup, dikenal, dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Apakah narasi ini ingin dibuat lebih formal untuk website UBD atau lebih menarik untuk berita media sosial?


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

language